Transaksi Kartu Kredit Meningkat. Begini Yang Dilakukan Pihak Bank

Namanya juga bisnis. Bertumbuh itu keharusan. Stagnan saja tidak boleh. Apalagi menurun. Bank pun berusaha keras bagaimana agar bisnis mereka meningkat. Dan sepertinya yang mereka lakukan adalah menggenjot pendapatan dari kartu kredit. Seperti yang dilakukan oleh Bank HSBC mengeluarkan Kartu Platinum. Pihak bank melihat tingginya angka transaksi online dengan menggunakan kartu kredit.

Meskipun demikian, pihak bank tidak hanya mengenjar pendapatan saja. Mereka juga terus mengedukasi agar pemegang kartu kredit lebih cerdas. Jika hanya digunakan untuk hal yang bersifat konsumtif dan tidak bisa dikendalikan, bukan hanya pemegang kartu kredit saja yang rugi tapi juga pihak bank.

Kartu Kredit Platinum HSBC

Pada tahun mendatang, banyak yang memprediksi pendapatan bank dari kartu kredit yang sifatnya non bunga ini akan semakin mengingkat. Hal ini bisa dilihat dari hal yang dilakukan oleh para managemen bank.

Upaya Mendongkrak Pendapatan Bank Dari Kartu Kredit

Banyak jalan menuju Roma. Ini istilah yang digunakan oleh pihak perbankan. Mereka tidak lagi ingin mendapatkan laba dengan cara lama. Mereka lebih membidik generasi modern yang menginginkan layanan pembayaran online yang mudah dan cepat. Makanya, mereka terus mengembangkan pelayanan kartu kredit. Selain itu, mereka tidak berhenti berinovasi dan memberikan layanan lebih.

Berikut ini yang bank lakukan.

  • Proses Apply Lebih Mudah

Dulu, sulit sekali apply kartu kredit. Sekarang, Anda bisa gunakan smartphone Anda untuk mendaftarkan. Bank sudah menyediakan online application form yang bisa Anda isi di mana saja. Setelah data-data sudah Anda lengkapi, pihak bank akan menghubungi Anda. Anda akan segera mendapatkan kartu kredit jika aplikasi Anda disetujui.

Dalam hal ini, Anda perlu membaca pedoman bagaimana cara registrasi kartu kredit yang benar.

  • embagi Segmen Pasar

Sekarang ini, segmen pasar menjadi sangat banyak. Dulu, kartu kredit hanya sekedar untuk berbelanja saja. Sekarang, ada kartu kredit yang lebih bertujuan untuk mempermudah para pecinta traveling seperti untuk booking tiket pesawat dan juga hotel. Mereka bisa gunakan Kartu HSBC Visa Signature.

Beda dengan Kartu Platinum yang ditawarkan dengan kelebihan seperti diskon di berbagai merchant yang menjual barang-barang branded.

Dengan pembedaan segmen ini, bank bisa lebih mudah untuk menarik orang untuk mau memiliki kartu kredit. Kira-kira kartu kredit yang mana yang Anda butuhkan?

  • Menawarkan Banyak Pilihan

Pembagian segmen pasar tidak hanya untuk yang suka traveling dan juga suka belanja barang branded. Ada juga pilihan lainnya. Seperti contoh Kartu Kredit Cashback yang memberikan cashback untuk transaksi di ecommerce.

  • Rajin Menjalin Kerjasama

Bukan hanya dengan merchant saja. Masa itu sudah lewat. Sekarang, bank rajin menjalin kerjasama dengan ecommerce dan juga marketplace yang jumlahnya terus bertambah. Apalagi sekarang ini belanja online tidak lagi menjadi hal yang aneh. Orang desa pun sudah terbiasa belanja online.

Dan untuk lebih memanjakan lagi, bank bekerjasama dengan berbagai toko online, ecommerce, serta marketplace. Mereka menawarkan diskon jika menggunakan kartu kredit.

Masuk akal kan jika banyak yang memprediksi transaksi dengan kartu kredit kemungkinan besar akan meningkat tajam?

Tantangan Yang Dihadapi Pihak Bank

Tentu bukan hanya keuntungan saja yang bakal didapatkan oleh bank. Semakin banyak keuntungan yang didapatkan, maka semakin kencang tantangan yang harus dihadapi.

Karena semuanya serba online, tantangan utama yang harus dihadapi adalah cyber-crime atau kejahatan siber. Sudah banyak kasus pembobolan kartu kredit. Bahkan, kartu debit pun bisa dibobol oleh penjahat.

Itulah mengapa bank terus mengupayakan untuk meningkatkan security system mereka. Di sisi lain, mereka juga tidak bosan mengedukasi masyarakat bagaimana agar aman, terutama supaya nomor kartu kredit tidak di hack.

Selain security system, tantangan lain adanya fintech. Ada yang bilang di tahun-tahun mendatang, siap-siap saja banyak pegawai bank yang akan dirumahkan. Hal ini disebabkan banyaknya fintech atau financial technology. Ini merupakan perusahaan teknologi yang perannya mirip seperti bank. Mereka menggunakan teknologi untuk melakukan pekerjaan manual yang selama ini dilakukan oleh bank. Jadi, bank tidak lagi mempunyai kompetitor berupa bank lain tapi ada kompetitor baru lagi yaitu fintech.

Namun, dari dua hal tersebut, tantangan terbesar adalah mengubah mindset masyarakat. Saat ini, kartu kredit masih dianggap sebagai hal yang bisa membuat keuangan mereka bermasalah. Mereka menjadi lebih konsumtif dengan memiliki kartu kredit. Padahal tidak.

Bank harus terus mengedukasi masyarakat bahwasannya kartu kredit merupakan salah satu bentuk cashless seperti halnya yang lain. Dengan banyaknya kelebihan seperti cashback, diskon, dan fasilitas lainnya, sebenarnya masyarakat bisa langsung mendapatkan manfaat. Mereka tidak perlu lagi ke bank untuk meminjam uang. Sekali mereka butuh uang, mereka bisa menggunakan kartu kredit.

Apakah bank mampu mengubah mindset tersebut? Perlu waktu yang cukup lama. Namun, hal tersebut bukan tidak mungkin bisa terjadi. Apalagi sekarang ini masyarakatn sudah mulai melek dengan perbankan. Mereka sudah cerdas untuk menggunakan fasilitas yang ditawarkan bank.

Menabung sepertinya sudah tidak lagi menjadi pilihan terbaik. Inflasi naik begitu tinggi. Menabung uang di bank tidak lagi membuat orang kaya. Justru sebaliknya karena nilai uang yang mereka tabung terus berkurang. Mereka lebih memilih investasi sekarang.

Kartu debit sudah diganti dengan Kartu Kredit Platinum. Dengan kartu ini, mereka bisa melakukan penarikan, peminjaman, dan lain sebagainya. Dan yang hobi beli barang-barang branded yang mahal, Kartu Platinum ini memang tepat untuk digunakan karena banyak diskon yang bisa Anda dapatkan. Jadi, barang branded tidak lagi begitu mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *