Kenali Penipuan Mandiri E-cash Dari Sekarang

Penggunaan uang elektronik Bank Mandiri sekarang sudah bukan hal baru lagi tentunya. Sebab adanya hal ini akan banyak memudahkan para nasabah yang tidak ingin keluar rumah hanya untuk membayar tagihan listrik, BPJS, Pajak dan lain sebagainya. Hanya dengan menggunakan E-Banking saja semua bisa terbayarkan secara otomatis tanpa harus mendatangi tempat yang dituju. Namun dibalik itu semua Anda wajib waspada adanya Penipuan Mandiri E-cash. Sebab para pelaku kejahatan tak kan tinggal diam jika dirinya harus melakukan aksi kekerasan dengan merampok Bank. Untuk itu Anda perlu kenali ciri ciri penipuan tersebut di bawah ini.

mandiri e cash

  1. Diminta Untuk Pergi Ke ATM

Biasanya para pelaku yang enggan dan takut untuk merampok Bank setempat, ia malah cenderung memilih jalan pintas berupa melakukan Penipuan Mandiri E-cash. Salah satu contoh dengan mengandalkan fitur cyber dan hacking system, mereka dengan mudah memancing para korban. Aktifitas yang dilakukannya berupa menelpon si korban untuk segera pergi ke mesin ATM dengan iming-iming akan mendapat hadiah uang tunai 1 jam mendatang. Jika Hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya tinggalkan saja Hp Anda lalu segera pergi ke luar rumah agar pikiran Anda tak mudah terhipnotis secara tidak kasat mata.

  1. Saldo Kurang Dari 500.000 Rupiah

Bentuk dan modus Penipuan Mandiri E-cash yang lainnya bisa Anda kenali juga sejak dini. Yaitu jika sang pelaku kejahatan tengah melakukan panggilan atas nama customer service bank Mandiri. Maka jangan langsung Anda percaya akan hal itu. Biasanya mereka menampilkan embel-embel gambar setelah panggilan berakhir di Hp Anda. Tentu hal ini akan sangat membuat Anda menyesal sudah menutup panggilan tersebut. Jika hal ini terjadi langsung pada Anda, sudah sangat jelas bahwa ini merupakan bentuk penipuan pelaku kejahatan cyber. Sangat tidak mungkin ada gambar muncul setelah panggilan berakhir. Sebaiknya Anda lebih berhati-hati ketika menerima panggilan dari nomor baru.

  1. Berani Kirim Foto SIM / KTP

Hal ini biasanya sering terjadi pada saat belanja online. Yang pasti setiap pembeli tidak mungkin menyertakan identitas asli berupa foto KTP / SIM. Perlu Anda tahu bahwa modus ini merupakan bentuk Penipuan Mandiri E-cash yang saat ini kerap terjadi di dunia maya. Yang pasti tak ada customer atau pelanggan yang berani mengirimkan data diri berupa foto jika dirinya hendak membeli barang secara online. Jika Anda mendapati hal semacam ini, sudah pasti jelas ini bentuk penipuan ini dilakukan oleh oknum cyber. Maka dari itu jadilah nasabah yang cerdas agar Anda tidak mudah tertipu oleh modus palsu seperti ini. Atau kalau perlu gantilah akun atau password rekening Anda agar terhindar dari pembobolan para hacker.

  1. Minta Bukti Sisa Saldo

Jika saat ini Anda tengah menjadi penjual online, maka Anda wajib tahu adanya modus pelaku Penipuan Mandiri E-cash yang menyamar sebagai pembeli. Paling tidak para pelaku akan menelpon Anda untuk menanyakan hal terkait barang dagangan Anda agar Anda tidak curiga akan hal penipuan. Lama kelamaan si pelaku tersebut akan merembet pada pokok permasalahan berupa menanyakan sisa saldo yang Anda miliki. Seolah olah meyakikan Anda apakah toko Anda best seller atau bukan. Yang jelas Anda tak boleh lengah akan hal ini, sebaiknya jangan pernah kirimkan data diri atau sisa saldo yang Anda miliki, akan sangat fatal jika Anda sudah kemakan rayuan para pelaku tersebut. Segera laporkan kepada pihak terkait seperti call center atau website resmi Mandiri e-Cash bila Anda merasa sedang ditipu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *